Pembiasaan Sholat Dhuha dan Melafalkan Asma’ul Husna di SD Negeri 1 Tempursari

Tempursari, 22 Juli 2026, Pagi itu, suasana SD Negeri 1 Tempursari terasa berbeda. Udara sejuk khas pagi hari menyambut langkah-langkah kecil para peserta didik yang memasuki gerbang sekolah dengan penuh semangat. Rabu, 22 Juli 2026, menjadi hari istimewa karena menandai dimulainya kembali kegiatan pembiasaan religius yang telah menjadi ciri khas sekolah ini sejak lama.

Sejak pukul 07.00 WIB, tidak hanya peserta didik dari kelas 1 hingga kelas 6, tetapi juga para guru, staf tata usaha, dan seluruh karyawan turut serta dalam rangkaian kegiatan pagi itu. Mereka semua berkumpul dalam satu tujuan yang sama: melaksanakan ibadah Sholat Dhuha berjamaah dan melantunkan Asma’ul Husna bersama-sama.

Rangkaian kegiatan ini bukanlah program dadakan atau proyek sesaat. Pembiasaan Sholat Dhuha dan pelafalan Asma’ul Husna telah menjadi tradisi turun-temurun di SD Negeri 1 Tempursari. Sejarah mencatat, program ini pertama kali digagas dan dilaksanakan sekitar tahun 2014, dan sejak saat itu terus berlanjut tanpa pernah terputus. Hampir satu dekade lebih lamanya, kegiatan ini menjadi jembatan bagi setiap generasi peserta didik untuk mengenal dan mencintai nilai-nilai spiritual sejak usia dini.

Dua Pola Pembiasaan untuk Hasil Maksimal

Agar pelaksanaan kegiatan ini berjalan teratur dan tidak mengganggu proses belajar mengajar, pihak sekolah merancang dua pola pelaksanaan yang saling melengkapi.

Pertama, pelaksanaan Sholat Dhuha bersama seluruh warga sekolah yang digelar setiap hari Rabu. Pada hari ini, tidak ada satupun peserta didik yang luput dari kegiatan tersebut. Mulai dari yang paling kecil di Kelas 1 hingga yang paling besar di Kelas 6 berbaris rapi dan melaksanakan salat sunnah dua rakaat itu secara khusyuk di bawah bimbingan para guru.

Kedua, pola bergiliran yang diterapkan pada hari-hari selain Rabu. Sistem ini memastikan setiap kelas mendapat porsi yang adil untuk melaksanakan Sholat Dhuha. Jadwalnya terbagi sebagai berikut: Hari Senin dan Kamis menjadi giliran bagi peserta didik Kelas 1, Kelas 3, dan Kelas 6. Sementara itu, hari Selasa dan Jumat diperuntukkan bagi Kelas 2, Kelas 4, dan Kelas 5.

Dengan pola ini, tidak ada satu kelas pun yang terlewat dari program pembiasaan. Setiap peserta didik akan merasakan pengalaman salat Dhuha secara bergantian, sehingga nilai-nilai kedisiplinan dan ketekunan dalam beribadah dapat tertanam dengan sendirinya.

SARIRA MULUSNA: Irama Langit di Hari Rabu

Keistimewaan hari Rabu di SD Negeri 1 Tempursari tidak berhenti pada Sholat Dhuha bersama. Setelah salam terakhir diucapkan dan doa-doa dipanjatkan, suasana khidmat masih terus berlanjut. Seluruh warga sekolah kemudian duduk dengan tertib dan memulai rangkaian kegiatan berikutnya, yaitu melafalkan Asma’ul Husna.

Kegiatan ini memiliki nama khusus yang sarat makna: SDN 1 Tempursari Rabu Melafalkan Asma’ul Husna, yang kemudian disingkat menjadi SARIRA MULUSNA. Di bawah arahan pemimpin lantunan, 99 nama indah Allah dilafalkan satu per satu dengan suara yang serempak dan menggema. Suara anak-anak yang jernih berpadu dengan bacaan para guru menciptakan harmoni yang menenangkan jiwa.

Melalui SARIRA MULUSNA, peserta didik tidak hanya diajak untuk menghafal nama-nama Allah, tetapi juga memahami makna di balik setiap nama tersebut. Al-Ghaffar (Yang Maha Pengampun), Al-Rahman (Yang Maha Pengasih), dan Al-Hakim (Yang Maha Bijaksana) menjadi pelajaran hidup yang perlahan meresap ke dalam hati dan pikiran mereka. Tradisi ini menjadi momen untuk merenungkan kebesaran Sang Pencipta sekaligus meneladani sifat-sifat-Nya dalam perilaku sehari-hari.

Menanamkan Iman dan Mempererat Ukhuwah

Di balik rutinitas pagi yang tampak sederhana, terdapat dua tujuan besar yang ingin dicapai oleh SD Negeri 1 Tempursari melalui program pembiasaan ini.

Tujuan pertama adalah menanamkan rasa iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Anak-anak usia sekolah dasar berada pada masa pertumbuhan yang sangat penting, baik secara fisik, mental, maupun spiritual. Dengan membiasakan mereka melaksanakan ibadah sunnah dan mengingat nama-nama Allah setiap pagi, sekolah berperan sebagai mitra orang tua dalam membangun fondasi keimanan yang kokoh. Kebiasaan baik yang ditanamkan sejak dini akan terus terbawa hingga mereka dewasa kelak.

Tujuan kedua adalah mempererat hubungan antar seluruh keluarga besar SD Negeri 1 Tempursari. Saat semua warga sekolah, mulai dari peserta didik bungsu hingga guru tertua, berdiri dalam satu saf yang sama, duduk bersama dalam satu lingkaran, dan melantunkan pujian kepada Tuhan dengan satu suara, maka rasa kebersamaan pun tumbuh dengan sendirinya. Tidak ada sekat antara yang satu dengan yang lain. Semua menjadi sama di hadapan Allah, saling mendukung dan mengingatkan dalam kebaikan.

Warisan yang Terus Hidup

Dimulainya kembali kegiatan pembiasaan Sholat Dhuha dan SARIRA MULUSNA di tahun ajaran 2026/2027 bukan sekadar mengaktifkan kembali program tahunan. Lebih dari itu, ini adalah bukti bahwa tradisi yang telah berjalan sejak 2014 tetap dijaga dan dirawat dengan sepenuh hati.

SD Negeri 1 Tempursari menyadari bahwa pendidikan tidak hanya soal nilai rapor atau prestasi akademik semata. Ada tanggung jawab yang lebih besar, yaitu membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan kuat secara spiritual. Melalui pembiasaan Sholat Dhuha dan Asma’ul Husna, sekolah ini telah memilih jalan untuk mencetak generasi yang sholeh dan sholehah, generasi yang tumbuh dengan cinta kepada Tuhan dan kasih sayang kepada sesama.

Saat lonceng sekolah berbunyi menandakan waktu pelajaran pertama akan dimulai, suasana pagi yang khidmat itu perlahan berganti menjadi hiruk-pikuk pembelajaran. Namun, jejak-jejak spiritual yang tertanam di hati setiap peserta didik tetap membekas. Mereka membawa ketenangan dan keberkahan dari pagi yang penuh makna itu ke dalam setiap aktivitas belajar mereka sepanjang hari. Dan esok pagi, giliran kelas lain akan kembali melaksanakan kebiasaan mulia ini, melanjutkan rantai kebaikan yang telah terpelihara selama lebih dari satu dekade di SD Negeri 1 Tempursari.

Ikuti sosial media kami