Sambut Revitalisasi, SD Negeri 1 Tempursari Siapkan Kelas Darurat Bersama KRI
Menyambut program revitalisasi gedung yang akan segera dimulai, SD Negeri 1 Tempursari bergerak cepat menyiapkan ruang belajar darurat bagi para siswanya. Persiapan yang dilakukan secara gotong royong ini melibatkan seluruh elemen sekolah, aparat desa, hingga relawan, memastikan proses pembelajaran tidak terganggu meskipun gedung utama sedang dalam masa pemugaran.
Revitalisasi kali ini menyasar ruang kelas 1 hingga 5 yang akan menjalani perbaikan. Sementara itu, ruang kelas 6 yang berada di lokasi paling strategis diputuskan untuk difungsikan sebagai gudang penyimpanan sementara bagi seluruh perlengkapan dan perabot sekolah selama proses pembangunan berlangsung. Dengan kondisi tersebut, sekolah membutuhkan lokasi alternatif agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan efektif.
Kerja sama yang solid pun terjalin antara pihak sekolah dengan aparat setempat serta warga Desa Poncol. Melalui koordinasi yang intens, ditetapkan dua lokasi utama untuk kelas darurat. Untuk siswa kelas 1, 2, dan 3, kegiatan belajar akan dipusatkan di gedung Madrasah yang berada tidak jauh dari lingkungan sekolah. Sementara itu, untuk siswa kelas 4, 5, dan 6, lokasi belajar sementara dipindahkan ke kediaman Joko Sosilo, yang merupakan Ketua RW dusun Poncol. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan aksesibilitas, keamanan, dan kenyamanan bagi para siswa.
Persiapan kelas darurat ini dimulai secara masif sejak Jumat, 21 Agustus 2026. Mulai dari proses meminta izin kepada pemilik lokasi dan aparat desa, meninjau kondisi ruangan, membersihkan debu dan kotoran, hingga mengatur ulang meja dan kursi agar nyaman digunakan, semua dilakukan dengan penuh kesungguhan dan semangat kebersamaan yang tinggi.
Seluruh warga sekolah bahu-membahu membersihkan lokasi baru, menata ruang, hingga memindahkan berbagai perlengkapan pembelajaran dari gedung utama ke tempat yang baru. Proses ini tidak hanya berlangsung satu hari, tetapi berlanjut dengan penuh semangat hingga Minggu sore, 23 Agustus 2026. Meskipun bertepatan dengan hari libur, para guru dan karyawan tetap terlihat totalitas di lapangan.

Tak hanya mengandalkan tenaga internal sekolah, persiapan ini juga mendapat dukungan dari anggota Komunitas Relawan Independen (KRI) yang turut andil membantu proses pembersihan dan penataan. Kolaborasi antara SD Negeri 1 Tempursari dan KRI mempercepat selesainya pembuatan kelas darurat ini.
Hingga memasuki sore hari di penghujung Minggu, para guru dan karyawan SD Negeri 1 Tempursari bersama anggota KRI masih terlihat bergerak sigap menyelesaikan sentuhan akhir ruang kelas darurat. Memastikan setiap sudut ruangan layak digunakan. Hari libur bukanlah halangan, waktu sore yang terus bergulir tak menyurutkan semangat. Sinergi yang terjalin antara pendidik dan relawan ini menjadi bukti nyata bahwa untuk kepentingan pendidikan. Itulah wujud nyata etos kerja tinggi dan pengabdian yang maksimal dari keluarga SD Negeri 1 Tempursari serta KRI yang tak pernah lelah memikirkan kenyamanan dan kelangsungan belajar para siswa. Berkat kegigihan dan kerja sama mereka, seluruh rangkaian persiapan pun rampung pada sore hari ini, dan target yang dicanangkan oleh pihak sekolah adalah pada Senin, 24 Agustus 2026, seluruh kelas darurat sudah dapat digunakan secara optimal. Hal ini bertepatan dengan dimulainya proses revitalisasi gedung sekolah utama. Dengan kesiapan penuh, SD Negeri 1 Tempursari optimis bahwa kegiatan belajar mengajar akan tetap berlangsung lancar, aman, dan kondusif bagi seluruh siswa di tengah proses pembangunan yang sedang berjalan. Sekaligus menunjukkan bahwa SD Negeri 1 Tempursari dalam rangka memaksimalkan pelayanan terutama di bidang pendidikan telah menjalin kemitraan yang baik dengan masyarakat dan organisasi yang di sini adalah KRI.